Gourmetamigurumi.com – Cara membuat pupuk kompos. Dalam bercocok tanam, pupuk menjadi bagian penting yang harus ada untuk pertumbuhan tanaman. Nah jika tidak ingin membeli pupuk mahal, kamu bisa menggunakan alternatif lain yakni dengan membuatnya secara alami.

Pupuk kompos merupakan pupuk yang terbuat dari bahan organik di sebabkan oleh pembusukan. Selain itu biasanya bahan yang di jadikan untuk kompos di antaranya adalah daging, tulang, susu, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Menariknya lagi, cara membuat pupuk kompos rumahan terbilang tidak sulit untuk dilakukan. Hanya saja, kamu harus lebih teliti dan sabar karena prosesnya tidak instan.

Lalu bagaimana cara membuat pupuk kompos rumahan? Pada artikel kali ini akan di bahas untuk menambah informasi sekaligus pembelajaran. Simak ulasan berikut !

cara membuat pupuk kompos

Manfaat pupuk kompos untuk tanaman

Nah sebelum masuk pada pembahasan utama mengenai cara membuat pupuk kompos. Ada baiknya untuk kamu mengetahui lebih dulu apa sebenarnya manfaat pupuk kompos bagi tanaman.

Sebagai informasi tambahan, pupuk kompos sendiri bermanfaat untuk meningkatkan daya ikat pada tanah terhadap air sehingga dalam artian, kompos mampu menyimpan air dalam tanah lebih lama dan mampu mencegah lapisan kulit yang mengering.

Keuntungan bagi tanaman dalam penggunaan kompos yakni menjaga kesehatan akar dan membuat akan menjadi lebih mudah tumbuh. Adapun beberapa manfaat lainnya dari kompos yakni :

  • Membuat tanah menjadi lebih gembur
  • Meningkatkan hara makro dan mikro pada tanah
  • Meningkatkan aktivitas mikroba pada tanah
  • Menekan pertumbuhan atau serangan penyakit tanaman
cara membuat pupuk kompos

Cara membuat pupuk kompos rumahan

Masuk pada pembahasan utama mengenai cara membuat pupuk kompos rumahan. Ada beberapa bahan yang perlu di siapkan dan terbilang cukup mudah untuk di temukan terutama pada sisa makanan. Hanya saja tidak semua sisa makanan bisa di gunakan untuk membuat kompos. Berikut adalah bahan yang direkomendasikan untuk membuat kompos :

  • Potongan buah dan sayur
  • Kulit telur
  • Ampas kopi
  • Daun kering
  • Potongan rumput dan tanaman lain
  • Kulit kayu yang di cincang
  • Kertas dan tisu
  • Serbuk gergaji
  • Bumbu dapur yang kadaluarsa

Note : Sebaiknya untuk tidak mencampur beberapa bahan di atas dengan kulit jeruk, bawang merah, dan bawang putih. Hal ini di karenakan ketiga bahan tersebut mampu mengusir cacing tanah yang justru baik untuk kesuburan tanah.

cara membuat pupuk kompos

Beberapa bahan diatas cukup di rekomendasikan untuk membuat kompos. Namun kamu juga harus memperhatikan beberapa bahan yang lebih baik di hindari seperti di antaranya :

  • Kotoran hewan peliharaan
  • Sisa makanan yang mengandung daging, minyak, dan lemak
  • Kaca, besi, dan aluminium
  • Kaleng dan botol

Setelah semua bahan utama untuk membuat kompos sudah di siapkan, kamu juga harus menambahkan beberapa bahan tambahan lain seperti tanah, air secukupnya, arang sekam, dan aktivator.

Di mana aktivator sendiri merupakan zat yang mengaktifkan kerja organisme pengurai sehingga mempercepat proses pembusukan bahan organik.

cara membuat pupuk kompos

Berikut ini beberapa langkah membuat pupuk kompos rumahan :

  • Langkah pertama yang harus di lakukan adalah dengan mencacah sampah organik menjadi ukuran yang lebih kecil. Semakin kecil ukurannya maka akan semakin cepat proses pembusukan.
  • Selanjutnya tambahkan sampah organik dengan tanah atau bisa juga dengan serbuk gergaji.
  • Kemudian larutkan aktivator dengan air menggunakan wadah terpisah.
  • Lalu tuangkan air larutan aktivator pada bahan sampah organik.
  • Jika masih terlalu kering, kamu bisa menambahkan lagi larutan aktivatornya.
  • Setelah tercampur, masukkan dalam wadah dan tutup dengan rapat.
  • Lakukan pengadukan seminggu sekali.
  • Tunggulah proses pembusukan hingga sekitar waktu 7 hingga 8 minggu.
  • Biasanya kompos yang jadi dengan sempurna akan berwarna coklat kehitaman dan berbau tanah.

Nah itulah beberapa cara mudah membuat kompos rumahan. Dengan menggunakan kompos, tentu biaya yang dibutuhkan tidak terlalu mahal jika dibandingkan membeli pupuk anorganik.

Baca Juga :

***