Alat musik sasando

Apa itu alat musik sasando? Alat musik yang berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) ini termasuk salah satu jenis alat musik daerah yang khas. Alat musik dawai ini memiliki bentuk yang unik namun tetap menarik. 

Jika kamu ingin mengetahui lebih jauh tentang sejarah dan jenis-jenis sasando, kamu bisa menyimak ulasan kali ini. Sebab, pembahasan ini akan mengulas secara lengkap tentang sejarah, jenis, dan cara mainnya. 

Asal-usul Alat Musik Sasando

Sejarah tentang sasando bermula ketika Sangguana terdampar di Pulau Ndana dan jatuh cinta pada sang putri raja. Karena tahu Sangguana jatuh cinta pada putrinya, akhirnya sang raja membuat sebuah persyaratan. 

Syarat tersebut tak lain adalah membuat sebuah alat musik. Namun, alat musik tersebut harus berbeda dengan jenis alat musik lainnya yang sudah umum. Maka, Sangguana pun bermimpi membuat sebuat alat musik. 

Dalam mimpinya, Sangguana memainkan sebuah alat musik yang indah dan bersuara merdu. Pada akhirnya, Sangguana membuat alat musik yang dinamai dengan sasando. Dalam bahasa Rote, sasando berarti bergetar atau berbunyi. 

Jenis-jenis Alat Musik Sasando

Jenis-jenis sasando

Ada berbagai macam jenis sasando yang beredar secara umum. Jika selama ini kamu mengetahui sasando terdiri dari satu jenis alat musik saja, ternyata sasando memiliki empat macam jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis sasando yang harus kamu ketahui: 

1. Sasando Engkel dan Double

Alat musik sasando engkel memiliki jumlah dawai senar sebanyak 28 dawai. Sementara itu, sasando double memiliki jumlah dawai sebanyak 56 buah. Jumlah ini tentu dua kali lipat daripada jumlah dawai pada sasando asli. Maka dari itu, tak heran bila sasando tersebut bernama sasando double. 

3. Sasando Biola

Alat musik yang satu ini merupakan bentuk modifikasi dari dua alat musik yang berbeda, yaitu sasando dan biola. Maka dari itu, nama alat musiknya pun sasando biola. Alat musik ini sudah mengalami modifikasi dari segi senar maupun suaranya. 

Jumlah tali senar pada sasando biola agak berbeda dengan jumlah senar di versi originalnya. Jumlah dawai ini nantinya akan mempengaruhi suara dari sasando. Hasil suara dari sasando biola akan lebih merdu dari suara sasando yang belum termodifikasi. 

4. Sasando Gong

Alat musik yang satu ini terbuat dari bahan daun lontar kering yang utuh. Setelah itu, daun lontar yang kering tersebut dibentuk melengkung. Untuk tempat senarnya, sasando gong terbuat dari batang bambu berbentuk segitiga. Tempat itulah yang akan menjadi penyangga senar. 

Lalu, untuk tali senarnya terbuat dari senar berbahan nilon. Mengapa senarnya terbuat dari bahan nilon? Karena hasil suaranya akan jauh lebih merdu dan nyaring. Dengan begitu, kamu suara sasando tersebut juga akan lebih merdu. 

5 Contoh Alat Musik Melodis Klasik dan Modern

Trik Cara Memainkan Alat Musiknya

Cara memainkan alat musik sasando

Untuk memainkan alat musik sasando, ada beberapa cara yang perlu kamu praktikkan. Tapi, sebelum kamu mencari tahu tentang cara memainkan alat musiknya, kamu harus sudah memiliki sasando terlebih dahulu. 

Sebab, bagaimana bisa kamu latihan cara menggunakan sasando yang baik dan benar. Oleh sebab itu, belilah dulu alat musiknya jika tidak punya. Baru setelah itu ikuti trik cara memainkan sasando dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Pegang sasando dengan posisi tangan yang berlawanan. Tangan kanan kamu nantinya berfungsi untuk memainkan akord. Sedangkan tangan sebelah kiri berfungsi untuk memainkan melodi atau bass. 
  • Berlatihlah main sasando sampai kamu mahir memainkan sebaik lagu. 
  • Semakin sering latihannya, amak akan semakin jago pula kamu saat bermain musik sasando.