Cara memainkan rebana

Cara memainkan rebana tidak sesederhana yang kamu bayangkan. Meskipun tampaknya mudah, tapi kamu harus mengetahui cara pukul dan posisi tangan yang benar saat bermain rebana. Hal ini perlu kamu lakukan untuk meminimalisir resiko cedera. 

Maka dari itu, kamu perlu mengetahui jenis-jenis alat musik rebana sesuai dengan fungsinya. Setelah itu, pelajari juga bagaimana cara memainkan alat musik rebana sesuai dengan jenisnya berikut ini. 

Jenis-jenis Alat Musik Rebana

Jenis-jenis rebana

Sebelum membahas tentang cara memainkan rebana, lebih baik kamu cari tahu dulu tentang jenis-jenis alat musik rebana. Dengan begitu, nantinya kamu bisa membedakan jenis rebana apa saja yang cocok untuk kamu mainkan. 

Dari antara berbagai macam jenis rebana yang ada di nusantara, berikut ini adalah beberapa daftar rebana yang paling sering dipakai. Supaya tidak penasaran, yuk cari tahu sama-sama daftarnya berikut ini. 

1. Rebana Qasidah

Sama seperti namanya, alat musik rebana ini memiliki fungsi untuk kegiatan qasidah. Rebana ini sering sekali digunakan untuk menyebarkan agama Islam melalui lagu atau syair-syair bernuansa islami. Maka dari itu, alat musik ini akan sering kamu temui pada acara-acara keagamaan. 

2. Rebana Biang

Bila membandingkan ukurannya dengan jenis rebana yang lain, maka rebana biang memiliki ukurang paling besar. Ukurang rebana biang terbagi menjadi empat macam. Mulai dari yang berdiameter 20 cm, diameter 30 cm, diameter 60 cm, dan diameter 80 cm. 

Masing-masing ukuran tersebut memiliki nama yang berbeda. Rebana berdiameter 20 cm bernama rebana ketog. Alat musik rebana berdiameter 30 cm bernama rebana gending. Rebana berdiameter 60 cm bernama rebana kotek. Lalu, yang diameternya 80 cm bernama rebana biang. 

3. Rebana Ketimpring 

Alat musik rebana ketimpring mendapatkan banyak pengaruh dari adat dan budaya Timur Tengah. Rebana ini juga kental dengan nuansa islami meskipun berasal dari warisan Suku Betawi. 

Alat musik tradisional ini memiliki tiga pasang kerincingan untuk mengeluarkan bunyi yang nyaring. Meskipun ukurannya kecil, namun suara kerincingannya yang nyaring akan bermanfaat untuk memeriahkan acara-acara khusus seperti pernikahan adat Betawi. 

4. Rebana Mandar 

Alat musik rebana ini berasal dari daerah Sulawesi Selatan. Rebana mandar terbuat dari material kayu pilihan yang permukaannya terbungkus oleh kulit hewan kering. Kemudian, ada material rotan yang berada di atas kayu untuk mengencangkan rebana. 

Fungsi dari rotan tersebut adalah untuk menghasilkan nada yang nyaring. Tanpa adanya rotan yang tertempel di atas kayu, maka suara rebana akan terdengar sumbang. Inikah yang menjadi ciri khas dari rebana mandar. 

5 Contoh Alat Musik Melodis Klasik dan Modern

Cara Memainkan Alat Musik Rebana secara Tepat

Cara memainkan rebana

Setelah mengetahui jenis-jenis alat musik rebana yang sering digunakan orang, saatnya beralih pada cara memainkan rebana yang benar. Saat bermain alat musik ini, pastikan bahwa kamu sudah menerapkan cara bermain seperti berikut: 

  • Tepuk permukaan rebana menggunakan kekuatan yang tidak terlalu keras, tapi juga tidak terlalu lemah. 
  • Pastikan posisi tanganmu saat memukul rebana benar agar tidak cedera. 
  • Supaya nyaman, sesuaikan ukuran rebana yang kamu mainkan dengan ukuran tangan kamu. Bila ukuran rebananya terlalu besar, maka akan semakin mempersulit kamu ketika bermain. 
  • Tepuklah rebana mengikuti irama lagu atau senandung yang kamu mainkan.  
  • Sebagai tambahan, pilihlah jenis rebana yang sesuai dengan fungsinya. Sebab, setiap jenis rebana memiliki fungsi dan suara yang berbeda-beda. 
  • Jika kamu sudah bisa mengenali suara rebana, maka kamu akan semakin luwes saat memainkannya.