gantungan kunci dari kayu

Contoh dan Cara Membuat Gantungan Kunci Dari Kayu

Gourmetamigurumi.com – Cara membuat gantungan kunci dari kayu tidak hanya menggunakan kayu yang baru. Tetapi juga bisa memanfaatkan bekas limbah kayu dari pembuatan mebel, lho. Pasalnya, kerajinan tersebut dapat menghasilkan nilai seni yang tinggi tergantung pada pengrajinnya. Untuk itu, poin pentingnya berada di kualitas dari hasilnya, bukan karena bahannya. Lalu, bagaimana cara pembuatan dari kerajinan tersebut? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Gambar by Sendokkayu.com

Jenis-Jenis Kayu Untuk Pembuatan Gantungan Kunci

Sebelum memulai proses pembuatannya, terdapat jenis-jenis kayu yang dapat di jadikan sebagai bahan dari kerajinan tersebut, antara lain:

1. Kayu Jati

Mungkin bagi sebagian besar masyarakat sudah tau dengan karakternya yang kuat dan tahan lama. Apalagi keberadaannya sudah banyak di Indonesia. Biasanya, kayu ini di gunakan untuk membuat berbagai jenis mebel, mulai dari pintu, almari, jendela dan sebagainya.Tetapi tentunya dalam pembuatannya pasti terdapat sisa limbah yang tidak terpakai. Nah, dapat di gunakan sebagai bahan dari pembuatan gantungan kunci. Menariknya, kayu ini mudah di potong dan memprosesnya juga mudah. Jadi dapat di buat menjadi berbagai bentuk.

2. Kayu Mahoni

Jenis kayu ini tidak jauh berbeda dengan kayu jati. Perbedaannya berada di karakternya yang memiliki serat halus. Sehingga, mudah di potong dan di bentuk sesuai dengan keinginan. Setelah selesai melakukan proses pembuatan gantungan kunci di anjurkan untuk menyimpan di tempat yang kering. Hal ini bertujuan agar tahan lama.

Langkah-Langkah Pembuatan Gantungan Kunci

Gantungan kunci menjadi salah satu aksesoris yang biasanya di gunakan untuk menandai barang, seperti kunci, flashdish, tas dan lain sebagainya. Dalam proses pembuatannya, terdapat beberapa langkah yang bisa di praktikan di rumah, antara lain:

1. Alat dan Bahan

Pertama adalah menyiapkan alat dan bahan dalam membuat kerajinan tersebut, antara lain:

  • Kayu
  • Gergaji
  • Amplas
  • Penjepit kayu
  • Bor kayu
  • Pisau tajam
  • Paku dan sekrup
  • Gantungan kunci
  • Pensil dan penggaris

2. Penentuan Bentuk atau Desain

Kedua adalah menentukan bentuk atau desain yang di inginkan. Kemudian, memilih jenis kayu yang di gunakan. Poin pentingnya harus dengan karakter yang kuat supaya tidak mudah rusak. Selanjutnya, gambar di atas kayu menggunakan spidol atau pensil sebagai pola dari gantungan kunci. Lalu, potonglah kayu sesuai dengan ukuran dari garis yang sudah di tentukan.

3. Proses Pembentukan

Ketiga adalah membentuk gantungan kunci. Sebelumnya, kayu yang sudah di potong dapat di amplas dengan kasar. Hal ini bertujuan untuk menghaluskan permukaan kayu.

4. Pembuatan Lubang

Keempat adalah membuat lubang. Langkah ini di lakukan untuk menempatkan gantungan kunci. Untuk mempercepat proses tersebut, dapat menggunakan penggaris dan spidol sebagai penanda lingkaran. Kemudian, gunakan alat bor untuk membuat lubang tersebut. Setelah itu, pastikan sesuai dengan ukuran yang sudah di tentukan.

5. Memasang Gantungan Kunci

Kelima adalah memasang gantungan kunci yang sudah di bentuk. Cara ini dapat di lakukan dengan memasukannya menggunakan paku atau sekrup sebagai tanda posisi lingkaran. Setelah itu, gunakanlah segel kayu sebagai pelindung dari air dan menghindari kerusakan. Lalu, oleskan ke bagian ke permukaan kayu dengan merata. Kemudian, tunggulah sampai benar-benar

Contoh Gantungan Kunci

Berikut ini contoh dari beragam bentuk gantungan kunci yang bisa di jadikan inspirasi, antara lain:

  • Bentuk persegi panjang dengan desain nama yang simpel.
Sendokkayu.com
  • Gantungan kunci wayang.
Gambar by bp-guide.id
  • Gantungan kunci bentuk gitar.
Gambar by bp-guide.id

Demikian penjelasan menarik di atas yang dapat di sampaikan tentang contoh dan cara membuat gantungan kunci dari kayu. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan dan juga wawasan. Serta kedepannya, dapat bermanfaat dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.