Cara memainkan kolintang

Penasaran dengan cara memainkan Kolintang? Jika iya, maka sekarang kamu nggak perlu penasaran lagi. Sebab, pada pembahasan kali ini akan mengulas tentang sejarah, fungsi, bahan, dan cara memainkan alat musiknya. 

Oleh sebab itu, bagi kamu yang mau tahu cara memainkan alat musik Kolintang, kamu bisa mengikuti panduan mainnya di bawah ini. Dengan begitu, kamu bisa memainkan alat musik ini dengan cara yang benar. 

Asal-usul Alat Musik Kolintang

Alat musik Kolintang adalah salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Utara. Alat musik ini terinspirasi dari nada suara alat musik yang berbunyi ‘ting’ dan ‘tong. Nada suara ‘ting’ menggambarkan nada tinggi. Sedangkan nada suara ‘tong’ dan ‘tang’ mewakili nada rendah dan nada tengah. 

Istilah yang menjadi dasar dari pembuatan alat musik Kolintang ini memiliki filosofi ‘Bertong ting tang’. Artinya merupakan sebuah ungkapan untuk mengajak orang bermain alat musik dan menikmati nada-nada melodinya. 

Bahan-bahan Alat Musik Kolintang 

Bahan-bahan membuat kolintang

Alat musik khas Sulawesi Utara ini cukup unik dan menarik. Secara umum, alat musik ini terbuat dari bahan-bahan tradisional yang lazim ada di wilayah Sumatera Utara. Makanya, alat musik ini sangat kental dengan unsur daerahnya. 

Kolintang terbuat dari sebilah kayu khusus dengan karakteristik ringan namun teksturnya cukup padat.  Bahan kayu yang menjadi bahan dasar pembuatan alat musik ini adalah kayu benuang, kayu bandaran, kayu telur, dan kayu cempaka. 

Alat musik ini akan menghasilkan 9 jenis tangga nada. Mulai dari bass, cello, tenor 1, tenor 2, alto 1, alto 2, ukulele, melodi 1, melodi 2, dan melodi 3. Seluruh nada tersebut berasal dari sebilah kayu yang ada dalam Kolintang.  

Fungsi Alat Musik Kolintang

Fungsi kolintang

Seperti yang kamu tahu, Kolintang merupakan salah satu jenis alat musik tradisional yang masih dimainkan banyak orang hingga sekarang. Nah, alat musik yang satu ini ternyata punya fungsi khusus. 

Buka cuma sebagai pengiring nyanyian atau lagu saja, Kolintang memiliki fungsi sebagai pengiring ritual adat untuk memuja roh nenek moyang. Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan zaman, praktik semacam ini mulai berhenti. 

Saat ini Kolinta cuma berfungsi untuk pengiring tari-tarian tradisional, nyanyian, atau pertunjukan musik daerah. Bahkan yang lebih unik, alat musik Kolintang ini mengalami inovasi. Para anak muda daerah menggunakan alat musik ini sebagai pengiring lagu rock, jazz, atau pop. 

Kalau kamu tertarik mencoba memainkan alat musik ini, kamu perlu mengetahui cara memainkan Kolintang terlebih dahulu. Untuk caranya, kamu bisa menyimak pembahasan di poin selanjutnya. 

Cara Memainkan Alat Musik Kolintang

Cara memainkan kolintang

Jika kamu melihat pertunjukan musik tradisional di acara-acara khusus, kamu pasti sudah melihat bagaimana cara memainkan Kolintang. Namun, yang mesti kamu tahu bukan sekedar cara memainkannya saja, tapi juga aturan main Kolintang yang baik dan benar. 

Untuk memainkan Kolintang, kamu harus memukulnya menggunakan alat pemukul khusus bernama mallet. Pemukul ini terbuat dari tingkat kecil yang bagian ujungnya berbalutkan kain atau benang.

4 Alat Musik Tradisional Jepang yang Perlu Diketahui

Masing-masing penabuh Kolintang biasanya akan memakai 3 jenis mallet. Mallet pertama berada di tangan kiri. Sedangkan mallet kedua dan ketiga berada di sela-sela jari yang ada di tangan kanan. 

Selama pertunjukan musik berlangsung, sebagai pemain kamu harus memukul bilah-bilah Kolintang dengan keras. Dari situlah, Kolintang akan menghasilkan tangga nada yang kamu mau.