Cara Merawat Vape

Cara Merawat Vape Agar Lebih Awet Dalam Penggunaan

Gourmetamigurumi.comCara Merawat Vape. Vape merupakan rokok elektrik yang di gunakan untuk membantu seseorang berhenti merokok, khususnya perokok berat. Hal ini karena di anggap lebih aman di bandingkan dengan rokok tembakau. Kemudian, vape di rancang dengan berbagai bentuk, ukuran dan komponen utama (baterai, elemen pemanas, dan cairan dalam tabung). Selanjutnya, cara kerja dari rokok tersebut dengan memanaskan cairan yang berada di dalam tabung dan menghasilkan uap atau asap yang mengandung zat kimia. Lalu, bagaimana cara merawat rokok elektrik tersebut? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel di bawah ini.

Gambar by Jvsgroup.id

Cara Merawat Vape

Dalam penggunaan vape harus memerlukan perawatan yang tepat agar lebih awet. Hal ini penting di lakukan oleh para vaper dan tidak boleh di abaikan aspek keamanannya. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat di lakukan dalam merawat rokok elektrik tersebut, antara lain:

1. Liquid Tidak Boleh Habis dan Kering

Pertama adalah liquid tidak boleh habis dan kering. Apabila liquid mengalir, Anda membuat rokok tersebut terbuka dan menyebabkan luka bakar. Hal ini karena penyebab utama kerusakan rokok elektrik, yakni luka bakar kering. Selain itu, bisa merusak rasa liquid dan gulungan kapas vape. Untuk itu, Anda harus memastikan tidak kehabisan liquid. Kemudian, menghindari pengisian tabung vape dalam menggunakan Atomizer RTA dengan berlebihan karena berdampak kebocoran liquid dan dapat merusak vape secara permanen.

Gambar by Yosbeda.com

2. Menjaga Kebersihan Baterai

Kedua adalah menjaga kebersihan baterai. Baterai yang tidak di pasang pada bagian terminalnya maka dapat berpengaruh terhadap kinerja perangkat vaping dan mencegah tangki liquid bekerja secara optimal. Kemudian, konektor baterai yang kotor dapat berdampak terhadap kinerja, performa dan daya tahan kit vape. Untuk itu, Anda dapat memulai membersihkan terminal baterai dengan kapas. Poin pentingnya, Anda harus membersihkan konektor tangki secara perlahan. Selain itu, apabila perangkat tidak dihidupkan, maka harus di pastikan baterai terhubung ke perangkat dengan benar.

3. Hindari Penggunaan Vape Terlalu Panas

Ketiga adalah menghindari penggunaan vape yang terlalu panas. Jika menggunakan terlalu lama, maka dapat berdampak terhadap keselamatan dan tingkat baterai. Untuk itu, Anda di sarankan untuk membiarkannya sementara waktu sampai suhu normal kembali dan kondisinya dingin. Kemudian, cara ini dapat di mulai dengan menggunakan vapor pada tempat yang cocok saat mendinginkan vape dan berada di sirkulasi udara yang baik. Poin pentingnya, tidak boleh meninggalkan di tempat yang hangat dan lembab. Hal ini karena dapat membahayakan dalam penggunaannya.

Gambar by Sakata.id

4. Atomizer Tidak Boleh Terlalu Kencang

Keempat adalah atomizer atau tangka vape tidak boleh terlalu kencang. Hal ini karena dapat merusak terminal baterai dan bisa mematahkan sekrup. Kemudian, setelah sekrup di renggangkan, maka Anda tidak dapat melepas tangki bahan bakar dari perangkat. Sehingga, kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap penggantian dan perubahan feel. Untuk itu, Anda dapat mengencangkan tangki dengan tangan. Apabila kesulitan merenggangkan tangki, Anda bisa mecoba pegangan karet. Kemudian, tidak boleh membukanya dengan alat sembarangan karena dapat merusak perangkat dan baterai.

Demikian penjelasan menarik di atas yang dapat di sampaikan tentang cara merawat vape agar lebih awet dalam penggunaan. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan dan juga wawasan. Serta kedepannya, dapat bermanfaat dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.