Cara Mengatasi Kemiskinan di Desa - Indonesia

Cara Mengatasi Kemiskinan di Desa – Indonesia

Gourmetamigurumi.comCara mengatasi kemiskinan sudah menjadi salah satu hal yang sangat kompleks saat ini. Terlebih lagi kemiskinan tidak hanya ada di kota-kota besar, melainkan sudah menyebar sampai ke daerah pedesaan juga. Di desa untuk masalah seperti ini, terhitung lebih parah di banding dengan di kota. Sebab, ada faktor akan keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan, juga peluang kerja yang lebih rendah. 

Tentu saja, itu semua tidak hanya merugikan individu yang terkena dampaknya. Namun, bisa mempengaruhi pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Sebab itulah, sangat penting penting untuk bisa memahami lebih dalam akan masalah kemiskinan di Indonesia. Setelahnya, carilah solusi yang tepat dalam mengatasinya.

Cara Mengatasi Kemiskinan dengan Melihat Data di Desa

menurut sumber resmi, an-nur.ac.id. Sesuai data yang baru saja di rilis oleh pihak BPS ( Badan Pusat Statistik ) di Indonesia. Tingkat kemiskinan di desa tahun 2020 sudah ada sebesar 15.91 %. Hal ini tentu saja menunjukan bahwasannya, masih ada kurang lebih 14,7 juta jiwa di Indonesia yang termasuk miskin. Angka ini jauh lebih tinggi daripada tingkat kemiskinan yang terjadi di kota, yakni 8,22% saja.

Selain daripada itu, data BPS juga telah menunjukan. Bahwa angka dari tingkat kemiskinan di desa, terutama sekali yang sudah terkonsentrasi pada daerah terpencil serta terbelakang. Lalu, wilayahnya memiliki keterbatasan akan akses terhadap fasilitas dasar layaknya : air bersih, listrik, juga jalan.

Faktor / Penyebab Kemiskinan Terjadi di Desa

Ada beberapa faktor yang mampu menjadi penyebab terjadinya kemiskinan di desa. Berikut ini beberapa faktor yang bisa kamu ketahui : 

  1. Terdapat masalah pada akses terhadap sumber daya ( tanah, air, dan teknologi pertanian ).
  2. Memiliki ketergantungan terhadap dunia pertanian, yang mana masih menjadi sumber penghasilan utama.
  3. Terkait dunia pendidikan. Yang mana masih ada di kebanyakan desa yang mengalami keterbatasan akan pendidikan memadai.
  4. Keterbatasan akan akses terhadap pasar, yang mana akhirnya mengurangi kemampuan penduduk desa untuk bisa memasarkan produk mereka. Sehingga, harga yang layak sulit di capai.
  5. Kekurangan infrastruktur ( jalan, listrik, air bersih ).
  6. Terdapat diskriminasi terhadap kelompok tertentu, seperti : minoritas etnis / wanita, yang mana menghalangi mereka dalam mendapatkan sumber daya juga peluang sama.

Mengatasi dengan Pemberdayaan Masyarakat

Ini menjadi salah satu cara terbaik dalam mengentaskan kemiskinan di desa. Cobalah untuk memberdayakan masyarakat di dalamnya. Hal ini tentu saja bisa di lakukan dengan memberikan berbagai macam pelatihan kewirausahaan. Meningkatkan keterampilan, hingga memberikan akses sumber daya kepada yang membutuhkan dalam pengembangan usahanya.

Mengatasi dengan Memberikan Bantuan Sosial

Selanjutnya, merancang program berupa bantuan sosial layaknya Raskin /  Rasionalisasi Kebutuhan Pokok. Nah, bantuannya bisa di berikan ke keluarga miskin demi bisa memenuhi kebutuhan pokok mereka. Misal : makanan, sandang, juga papan. Namun, jangan lupa juga bahwa bantuan seperti ini hanya menjadi alternatif sementara saja. Sehingga, perlu di lakukannya upaya lain demi bisa mengentaskan kemiskinan di desa secara permanen.

Memberikan Penyediaan Akses Terhadap Pasar

Dengan ketersediaan atas akses ke pasar, maka masyarakat di desa bisa mendapatkan peluang kesempatan dalam menjual hasil pertaniannya. Ataupun, produk lainnya ke banyak konsumen di luar desa. Tentu saja hal ini bisa dengan mudah meningkatkan pendapatan keluarga, serta membantu mengurangi tingkat angka kemiskinan.

Selain itu, lakukan peningkatan terhadap kualitas dari sumber daya manusia dan melakukan pemberdayaan perempuan. Sudah menjadi cara lainnya dalam mengatasi masalah kemiskinan di desa.