charger HP rusak

Dewasa ini smartphone merupakan kebutuhan yang tidak dapat di lepaskan dari seseorang. Hampir setiap individu memiliki smartphone atau ponsel yang membantunya berkomunikasi, berselancar di internet, berjualan online, bermain game, dan berbagai tujuan lainnya. Smatrphone membutuhkan charger untuk mengisi baterainya. Akan tetapi kebanyakan Anda bermasalah dengan charger HP rusak dan tidak dapat di gunakan kembali.

Tahukah Anda bahwa kebiasaan Anda menggunakan charger juga berpengaruh terhadap keawetan pengisi daya ponsel. Jika Anda menggunakannya secara sembarangan maka charger HP rusak akan menjadi masalah Anda. Simak beberapa kebiasaan buruk berikut yang harus Anda hindari agar charger awet.

1. Salah Menggulung Kabel Charger

Anda biasa menaruh kabel charger secara sembarangan di tas? Atau malah di gulung secara sembarangan? Tentunya kebiasaan ini akan memperpendek umur kabel charger Anda. Sebaiknya kabel tersebut di gulung mengikuti alur pertama kali dari gulungan kabel tersebut. Jangan membuat gulungan lain atau bahkan memasukannya secara sembarangan ke dalam tas.

Jangan juga memaksakan kabel masuk ke dalam tas yang penuh karena akan lebih cepat merusaknya. Kabel charger di penuhi serat tembaga yang menghantarkan daya listrik ke baterai smartphone. Jika Anda salah menggulungnya maka kemungkinan besar kabel tersebut bisa terputus dan berdampak pada rusaknya kabel.

2. Sumber Listrik

charger sembarangan

Anda juga harus memperhatikan sumber listrik dari kabel charger saat melakukan charging smartphone. Jangan sampai berpikir kabel tersebut cuma perlu dialiri oleh listrik. Sumber yang tidak stabil akan mempercepat kerusakan kabel. Selain itu kepala charger juga menjadi lebih cepat panas dan merusak komponen di dalamnya.

Maka dari itu perhatikan sumber listrik yang baik, jika memungkinkan colokkan pada stop kontak atau steker yang langsung terhubung dengan jaringan listrik. Jika Anda menggunakan adaptor, gunakanlah produk yang berkualitas. Selain itu juga hindari menggunakan adaptor yang di colok penuh di semua stekernya.

3. Menarik Kabel Secara Sembarangan

Biasanaya saat selesai mengecharge ponsel ada beberapa orang yang menarik kabel tersebut secara sembarangan di bagian tengah kabel. Kebiasaan ini akan membuat serat tembaga pada kabel charger akan mudah putus. Cara yang baik adalah dengan menarik kepala charger ke atas dan menghentakknya hingga tercabut dari stop kontak atau steker.

4. Bermain Ponsel Sambil Mengecharge

main ponse sambil charge

Kebiasaan ini bukan hanya membuat charger cepat rusak akan tetapi juga merusak komponen baterai di dalam ponsel. Akan tetapi kebiasaan ini sangat sering di lakukan oleh orang-orang. Ada yang bermain game sambil mengisi daya, bermain internet, menonton, datau yang lainnya. Tinggalkanlah kebiasaan ini karena akan merusak ponsel dan charger.

Jika Anda melakukan hal ini maka kepala charger akan semakin panas dan dapat merusak komponen di dalamnya. Selain itu daya yang masuk juga tidak maksimal ke dalam baterai ponsel. Maka kebiasaan ini hanya akan memperpendek umur perangkat yang Anda gunakan.

5. Menggunakan Charger Imitasi

Charger tiruan seringkali lebih mudah rusak daripada charger asli karena kualitas bahan yang berbeda. Jika memungkinkan jangan menggunakan charger imitasi karena selain perangkat charger cepat rusak, juga akan berpengaruh pada baterai smartphone.

Pada charger imitasi, semua komponen yang mereka gunakan tidak di ketahui daya listrik juga tegangan yang mengalir sesuai dengan spesifikasi baterai smarthphone.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan charger HP cepat rusak. Meskipun membeli barang asli, jika Anda menggunakannya secara sembarangan maka perangkat tersebut juga akan cepat rusak. Maka dari itu gunakanlah ponsel dan perangkatnya secara bijak.

By Mita