Cara membersihkan karang gigi dengan baking soda

Cara Membersihkan Karang Gigi Dengan Baking Soda

Gourmetamigurumi.com Cara membersihkan karang gigi dengan baking soda. Keberadaan karang gigi membuat sebagian orang menjadi tidak percaya diri. Hal tersebut di sebabakan karena gigi berfungsi untuk mengunyah makanan yang akan masuk ke dalam perut manusia. Sehingga, banyak sekali sisa makanan yang akan menempel pada gigi dan menyebabkan adanya karang gigi. Walaupun termasuk hal yang sepele, namun apabila di biarkan akan menyebabkan kerusakan gigi dan bau mulut. Oleh karena itu, dalam pembahasan artikel ini, terdapat berbagai cara yang dapat di lakukan dalam membersihkan karang gigi, salah satunya menggunakan baking soda. Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Gambar by sajiansedap.girl.id

Penyebab Karang Gigi

Berikut adalah beberapa penyebab utama karang gigi, antara lain:

1. Plak yang tidak dihilangkan

Ketika sisa makanan dan bakteri menempel pada gigi akan membentuk lapisan lengket yang disebut plak. Jika itu tidak segera di hilangkan secara rutin dengan menyikat gigi dan membersihkannya, maka akan mengeras dan menjadi karang gigi.

2. Kurangnya kebersihan gigi yang memadai

Jika rutinitas kebersihan gigi tidak memadai, seperti tidak menyikat gigi dua kali sehari atau tidak membersihkan antar gigi dengan benang gigi atau dental floss, plak dapat terbentuk dengan cepat dan menjadi karang gigi.

3. Makanan dan minuman yang mengandung gula

Mengkonsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula, terutama yang lengket atau manis, dapat meningkatkan risiko pembentukan plak. Bakteri dalam mulut memakan gula dan mengubahnya menjadi asam, yang dapat merusak email gigi dan memicu pertumbuhan plak.

4. Merokok

Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko pembentukan karang gigi. Zat-zat kimia dalam rokok dapat mengubah kualitas saliva dan mempengaruhi kesehatan gusi, yang dapat menyebabkan penumpukan plak dan karang gigi.

5. Faktor Genetik

Beberapa orang mungkin lebih rentan terhadap pembentukan karang gigi karena faktor genetik. Misalnya, kepadatan dan susunan gigi dapat mempengaruhi seberapa mudah plak terbentuk dan karang gigi terbentuk.

Cara Membersihkan Karang Gigi Dengan Baking Soda

Membersihkan karang gigi dengan baking soda adalah salah satu metode alami yang sering di gunakan untuk menjaga kebersihan gigi dan gusi. Baking soda, atau natrium bikarbonat, adalah bubuk putih yang terbuat dari sodium dan bicarbonate ions. Ini memiliki sifat abrasif ringan yang membantu menghilangkan plak dan karang gigi, serta membantu mengontrol bakteri yang menyebabkan bau mulut. Berikut ini adalah cara membersihkan karang gigi dengan baking soda:

Gambar by klikdokter.com

1. Siapkan pasta gigi

Pertama, campurkan baking soda dengan pasta gigi yang biasa di gunakan. Jumlah yang tepat adalah sekitar setengah sendok teh baking soda untuk setiap dua sendok teh pasta gigi.

2. Sikat gigi seperti biasa

Kedua, gunakan campuran baking soda dan pasta gigi tersebut untuk menyikat gigi seperti yang di lakukan secara rutin. Sikat gigi secara perlahan dan lembut dengan gerakan melingkar. Selain itu, pastikan untuk membersihkan semua permukaan gigi dan area gusi.

Gambar by klikdokter.com

3. Bilas mulut

Ketiga, setelah menyikat gigi dengan baking soda, bilas mulut dengan air bersih untuk menghilangkan sisa baking soda dan plak yang terlepas. Selain itu, dapat menggunakan mouthwash bebas alkohol untuk membantu menjaga kesegaran mulut.

4. Lakukan secara teratur

Keempat, untuk mendapatkan hasil yang optimal, disarankan untuk membersihkan gigi dengan baking soda sekali atau dua kali seminggu. Selain itu, penggunaan berlebihan baking soda dapat mengikis email gigi seiring waktu, jadi pastikan untuk tidak melakukannya terlalu sering.

Demikian penjelasan menarik di atas yang dapat di sampaikan mengenai cara membersihkan karang gigi dengan baking soda. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, pengetahuan dan juga wawasan. Serta kedepannya, dapat bermanfaat dan bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari.